Tragisnya Pertambangan Indonesia


Sumberdaya mineral merupakan sumber daya alam yang tak terbaharui artinya sekali bahan galian ini dikeruk, maka tidak akan dapat pulih atau kembali ke keadaan semula. Oleh karenanya, pemanfaatan sumberdaya mineral ini haruslah dilakukan secara bijaksana dan haruslah dipandang sebagai aset alam sehingga pengelolaannya pun harus juga mempertimbangkan kebutuhan generasi yang akan datang.

Pertumbuhan ekonomi yang dianut oleh pemerintah Indonesia memandang segala kekayaan alam yang terkandung di bumi Indonesia sebagai modal untuk menambah pendapatan negara. Sayangnya, hal ini dilakukan secara eksploitasi yaitu usaha pertambangan dengan maksud untuk menghasilkan bahan galian dan memanfaatkannya. Sampai saat ini, tidak kurang dari 30% wilayah daratan Indonesia sudah dialokasikan bagi operasi pertambangan, yang meliputi baik pertambangan mineral, batubara maupun pertambangan galian C.

Indonesia sebagai produsen Batubara terbesar ke-enam di dunia.

China(2.761 juta ton), USA (1007 juta ton), India (490 juta ton), Australia (325 juta ton), Rusia (247 juta ton). Indonesia 246 (juta ton) namun Indonesia menjadi eksportir terbesar kedua dengan 203 juta ton setelah Australia (252 juta ton), Dari data tersebut bukan berarti Indonesia sangat maju atau “lebih dari cukup” dalam hal batubara, tapi kemampuan untuk mengelola sumber daya batubara itu di negeri sendiri masih minim.

Sejak tahun 2004, kebutuhan/konsumsi batubara di Indonesia menurun 14,17 % tahun 2005, dan 5,49 % tahun 2006 (United States Energy Information Administration, 2010). Dapat didefinisikan bahwa pengelolaan batubara dalam negeri semakin menurun. Pengelolaan batubara di Indonesia memang beragam, akan tetapi belum maksimal, antara lain pada PLTU, pabrik semen bertenaga batubara, dan briket. Tentunya banyak faktor yang mempengaruhi kenapa perkembangan industri Indonesia bergerak sangat pelan.

Negara dengan pertambangan emas terbesar ketuju dan kualitas emas terbaik di dunia.

Cadangan emas Indonesia berkisar 2,3% dari cadangan emas dunia. Dan menduduki peringkat ke-7 yang memiliki potensi emas terbesar didunia namun menduduki peringkat ke-6 dalam produksi emas di dunia sekitar 6,7%.

Kita semua pasti tahu dengan Freeport???? Yah…. pertambangan emas yang penuh kontroversial…. Sejak pertambangan ini dibuka hingga sekarang telah mengasilkan 7,3 JUTA ons tembaga dan 724,7 JUTA ons emas. Judulnya tambang tembaga namun antara tembaga dengan Emasnya lebih banyakan emasnya…. Komposisi kepemilikan Freeport adalah satu persen Negara sebagai pemilik tanah dan 99% Amerika. Jadi dengan kata lain ya kita gak dapat apa-apa alias digoblokin gitu loh!!!! Ada khabar juga ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, yaitu Uranium!!!! bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu juga ditemukan disana diduga kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi. Hemmmm….. tambah ngenes ae Indonesiaku!!!!! Freeport juga banyak berjasa namun hanya pada segelintir pejabat negeri ini serta para politisi nakal, mereka bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini.

Pertambangan di Bangka

Pertambangan di Bangka

Angkutan Batu Bara di Kal Sel

Angkutan Batu Bara di Kal Sel

 

About aviv

Pemerhati Sosial Politik Keagamaan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Muhammad Afif Bizri, SHI, SH, M.Hum, lahir di Kandangan pada 12 Oktober 1981. Kuliah S1 dan S2 di Malang, Jawa Timur. Semasa Mahasiswa sempat aktif di LDK, SKI, Bem, Senat, Paham, KAMMI. Sekarang menjadi Abdi Negara dan Masyarakat di Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, berdomisili di Hulu Sungai Tengah, Kal Sel menikah dengan seorang akhwat bernama Mahmudach, S.ST. Bersama sama merajut tali kehidupan menuju Ridha Ilahy. Sekrang sudah dikarunia 3 orang anak, Muhammad Faiz Al Fatih, Muhammad Aqsha Ash Shiddiq dan Muhammad Thoriq Az Ziyad Lihat semua pos milik aviv

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: