Lonceng Si Kucing


Sekelompok tikus lagi mengadakan rapat, secara sekilas rapat ini terlihat sangat penting. Terlihat dari banyaknya peserta yang hadir serta perdebatan yang panjang, memang rapat ini sangatlah penting, dan pasti membahas masalah luar biasa.

Ternyata mereka sedang membahas tentang pemecahan masalah ancaman terhadap diri mereka selama ini, yaitu Kucing. Dalam beberapa hari ini kucing semakin memberikan ancaman terhadap keberadaan tikus dan bahkan sudah ada korban yang menjadi tumbal si Kucing.

Perdebatan dalam rapat ini semakin memanas ketika banyak peserta rapat yang sudah tidak sabar dalam memutuskan sebuah langkah yang diambil. Setelah perdebatan panjang dan lebar, akhirnya seekor tikus mengatakan “aku puny ide yang bagus”.

Apa itu . . !! kata tikus yang lainnya dengan nada yang penasaran. Ide ini pasti luarbiasa, lanjut si tikus. “Yang kita butuhkan adalah peringatan awal terhadap keberadaan Kucing” kata si tikus dengan semangat. “Kalau kita lebih awal sudah tahu akan datangnya kucing, maka kita punya waktu untuk lari dan menyelamatkan diri”, kata si tikus. Tikus-tikus yang lain mulai terdiam memikirkan. Si tikus melanjutkan paparan idenya, “kita akan mengalungkan sebuah lonceng di leher si Kucing, sehingga ketika kucing datang maka lonceng dilehernya pasti berbunyi dari jarak yang jauh sekalipun. Sehingga dengan itu, dengan peringatan awal ini, maka kucing bukanlah ancaman lagi buat kita, karena kita sudah tidak ada ketika kucing datang. Kita semua selamat dan bebas” jelas si tikus dengan setengah berteriak. Selang beberapa detik . . . terdengar suara gemuruh kebahagian para tikus karena berhasil memecahkan masalah mereka, semuanya kegirangan, berteriak dan berjoget bersama . . . .

Namun semuanya menjadi hening ketika ada seekor tikus yang bertanya : siapa yang akan memasangkan lonceng di leher si Kucing ?.

Setelah pertanyaan inilah rapat itu bubar, rapat yang panjang dengan penuh perdebatan namun hanya menghasilkan sebuah pertanyaan,  Siapa ?.

Kadang kala, berbicara dan melakukan sesuatu adalah hal yang berbeda

About aviv

Pemerhati Sosial Politik Keagamaan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Muhammad Afif Bizri, SHI, SH, M.Hum, lahir di Kandangan pada 12 Oktober 1981. Kuliah S1 dan S2 di Malang, Jawa Timur. Semasa Mahasiswa sempat aktif di LDK, SKI, Bem, Senat, Paham, KAMMI. Sekarang menjadi Abdi Negara dan Masyarakat di Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, berdomisili di Hulu Sungai Tengah, Kal Sel menikah dengan seorang akhwat bernama Mahmudach, S.ST. Bersama sama merajut tali kehidupan menuju Ridha Ilahy. Sekrang sudah dikarunia 3 orang anak, Muhammad Faiz Al Fatih, Muhammad Aqsha Ash Shiddiq dan Muhammad Thoriq Az Ziyad Lihat semua pos milik aviv

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: