Banjir Barabai 2012


Lapangan Dwi Warna (Depan Kantor Bupati dan DPRD HST) Terendam  pada Banjir Mei 2012

Lapangan Dwi Warna (Depan Kantor Bupati dan DPRD HST) Terendam pada Banjir Mei 2012

“Barabai Banjir Lagi” 4-5 Mei 2012.  Sudah  sekitar 3 tahun ini Barabai setiap tahunnya mengalami banjir. Memang banyak pengaruh yang menyebabkannya, salah satunya adalah faktor alam, namun bukan seharusnya kita mengambil kambing hitam untuk masalah ini, selayaknya kita introspeksi diri dan secepatnya mengambil langkah untuk menyelesaikan masalah ini, baik masyarakat, ataupun pemerintah, semua harus bertindak.  

Jalan Pasar Tiga Barabai Terendam Luapan Air, 24 Desember 2011

Baru beberapa bulan yang lalu, tepatnya pada tanggal 23-25 Desember 2011 Barabai juga Kebanjiran.  Banjir ini terjadi tepat di Hari Jadi Kab. Hulu Sungaii Tengah, dan di tengah hiruk pikuk peringatan / upacara hari jadi serta di tengah hari pasar barabai, hari Sabtu. Banjir ini sebenarnya hanya luapan air sungai yang sudah tidak tertampung ditambah dengan air hujan yang tidak tersalurkan dengan baik dari got. Banjir Barabai pada Desember 2011 ini dapat dilihat lebih lengkap disini / baca disini (Banjir Barabai 2011) . Gambar di atas merupakan : Jalan Pasar Tiga Barabai Terendam Luapan Air, 24 Desember 2011

 Setiap kali Banjir, Barabai merupakan tempat luapan air sungai yang tak tertampung lagi, sehingga nyaris banjir ini hanya terjadi di daerah-daerah pinggiran sungai dan daerah aliran air yang merupakan tempat rendah. Termasuk dalam hal ini pusat perkantoran dan juga pasar, sehingga sangat menggangu kegiatan keseharian masyarakat, apalagi pada dua tahun terakhir (Des 2011 dan Mei 2012) ini terjadinya banjir selalu pada hari Sabtu, yang merupakan hari pasar di Barabai, sehingga membuat suasana semakin terasa gaduh.  

Jalan Pujukungan Terendam, Sehingga Jalan Harus dipakai sebelah saja

Apalagi ada beberapa ruas jalan Trans Kalimantan yang juga terendam banjir seperti di Jalan Pujukungan. Terendamnya jalan akhirnya menyebabkan Jalan Harus dipakai sebelah saja, dan membuat arus jalan rapat,padat dan merayap. Luapan air akibat banjir ini biasanya menyebabkan rusaknya  aspal jalan. 

Kalau dilihat daerah yang terendam, luapan air di Mei 2012  ini juga hampir sama dengan Desember 2011 yang lalu, seperti   menggenangi jalan di pasar Barabai, seperti jalan di pintu gerbang  pasar, begitupula di jalan pasar 1, 2, dan pasar 3. Luapan air juga ada di Simpang ulama, dan jalan dekat perumahan swa dharma, tangkarau, bulau, sarigading, lap. Dwi warna dll, 

Namunn kalau dilihat dari ketinggian nya Banjir Mei 2012 ini lebih hebat daripada banjir desember 2011.

Ada beberapa factor yang menyebabkan banjir ini, seperti yang sudah saya tulis secara umum (kasus Kalimantan Selatan)   di Banjir di Banua Kita  Khusus di Barabai menurut saya ada beberapa penyebab sekaligus solusinya :

  1. Pendangkalan air sungai yang menyebabkan luapan air keluar dari daerah aliran sungai dan masuk pada aliran air di got-got kota dan juga jalanan.

Hal ini bisa ditanggulangi dengan melakukan normalisasi sungai dan memecah aliran sungai

  1. Curah hujan yang tinggi dan didukung dengan cuaca yang ekstrem.

Hal ini tentunya diluar dari kemampuan kita, yang dapat kita lakukan hanya mempersiapkan segala sesuatunya baik secara sarana

Jalanan dalam Kota Barabai

prasarana, seperti pembersihan got-got, bahkan kalau perlua adanya pelebaran/ perluasan got dalam kota sehingga mampu menampung dan menyalurkan luapan air ketika hujan yang lebat dan lama, meninggikan jalan / siring yang berdekatan dengan sungai, membuat aliran air yang memadai untuk dalam kota dll

Paling tidak ini sudah memberikan isyarat kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan permasalahan banjir, dan sekaligus warning keras agar tidak membuka peluang adanya pertambangan di pegunungan meratus atau adanya perluasan perkebunan kelapa sawir yang tidak terkontrol. Cintai Lingkungan Banua, Hagan Anak Cucu Kita

About aviv

Pemerhati Sosial Politik Keagamaan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Muhammad Afif Bizri, SHI, SH, M.Hum, lahir di Kandangan pada 12 Oktober 1981. Kuliah S1 dan S2 di Malang, Jawa Timur. Semasa Mahasiswa sempat aktif di LDK, SKI, Bem, Senat, Paham, KAMMI. Sekarang menjadi Abdi Negara dan Masyarakat di Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, berdomisili di Hulu Sungai Tengah, Kal Sel menikah dengan seorang akhwat bernama Mahmudach, S.ST. Bersama sama merajut tali kehidupan menuju Ridha Ilahy. Sekrang sudah dikarunia 3 orang anak, Muhammad Faiz Al Fatih, Muhammad Aqsha Ash Shiddiq dan Muhammad Thoriq Az Ziyad Lihat semua pos milik aviv

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: