Wasiat Abah Guru Sekumpul


WASIAT ABAH GURU SEKUMPUL

  1. Menghormati ‘Ulama
  2. Murah diri, Murah Hati, Manis Muka
  3. Memaafkan Segala Kesalahan Orang Lain
  4. Jangan Bersifat Tamak dan Memakan Harta Riba
  5. Jangan Menyakiti Orang Lain
  6. Jangan Merasa Baik Dari Orang Lain
  7. Berpegang Kepada Allah Segala Hajat yang Dikehendaki
  8. Baik Sangka Terhadap Muslim
  9. Banyak-Banyak Sabar Apabbila Mendapat Musibah, Banyak-Banyak Syukur Atas Nikmat
  10. Tiap-Tiap Orang Yang Iri Dengki atau Adu Asah Jangan Dilayani, Serahkan Segala Sesuatu Kepada Allah (Tawakkal)

—————————————–

Kyai Haji Muhammad Zaini Abdul Ghani

Kyai Haji Muhammad Zaini Abdul Ghani

Kyai Haji Muhammad Zaini Abdul Ghani ataubiasa dipanggil Abah Guru Sekumpul atau Tuan Guru Ijai) (lahir di Dalam Pagar,  11 Februari 1942 – meninggal diMarpauran 10 Agustue 2005 pada umur 63 tahun) adalah Ulama Banjar  yang sangat kharismatik dan populer di Kalimantan, khususnyaMartapura dan Banjarmasin.

Ayah Ibu Beliau adalah Abdul Ghani bin H. Abdul Manaf dengan Hj. Masliah binti H Mulya. Muhammad Zaini Abdul Ghani merupakan anak pertama, sedangkan adiknya bernama H Rahmah. Ketika masih kanak-kanak, ia dipanggilQusyairi.Guru Sekumpul merupakan keturunan ke-8 dari ulama besar Banjar,  Maulanan Syekh Muhammad Arsyad bin Abdullah Al Banjary

Syekh Muhammad Zaini Abdul Ghani sejak kecil selalu berada di samping ayah dan neneknya yang bernama Salbiyah. Kedua orang ini yang memelihara Qusyairi kecil. Sejak kecil keduanya menanamkan kedisiplinan dalam pendidikan. Keduanya juga menanamkan pendidikan tauhid dan akhlak serta belajar membaca Alquran. Karena itulah, guru pertama dari Alimul Allamah Asy Syekh Muhammad Zaini Ghani adalah ayah dan neneknya sendiri.

Semenjak kecil beliau sudah menunjukkan sifat mulia; penyabar, ridha, pemurah, dan kasih sayang terhadap siapa saja. Kasih sayang yang ditanamkan dan juga ditunjukkan oleh ayah beliau sendiri.

Ribuan jamaah rela berdesak-desakan demi mengantarkan Guru Sekumpul menuju tempat peristirahatannya yang terakhir.

Ribuan jamaah rela berdesak-desakan demi mengantarkan Guru Sekumpul menuju tempat peristirahatannya yang terakhir.

Ribuan warga Kota Martapura dan sekitarnya berduyun-duyun menuju lokasi Guru Sekumpul akan dimakamkan dan memenuhi Kawasan Jl. Sekumpul, Martapura.

Ribuan warga Kota Martapura dan sekitarnya berduyun-duyun menuju lokasi Guru Sekumpul akan dimakamkan dan memenuhi Kawasan Jl. Sekumpul, Martapura.

About aviv

Pemerhati Sosial Politik Keagamaan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Muhammad Afif Bizri, SHI, SH, M.Hum, lahir di Kandangan pada 12 Oktober 1981. Kuliah S1 dan S2 di Malang, Jawa Timur. Semasa Mahasiswa sempat aktif di LDK, SKI, Bem, Senat, Paham, KAMMI. Sekarang menjadi Abdi Negara dan Masyarakat di Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, berdomisili di Hulu Sungai Tengah, Kal Sel menikah dengan seorang akhwat bernama Mahmudach, S.ST. Bersama sama merajut tali kehidupan menuju Ridha Ilahy. Sekrang sudah dikarunia 3 orang anak, Muhammad Faiz Al Fatih, Muhammad Aqsha Ash Shiddiq dan Muhammad Thoriq Az Ziyad Lihat semua pos milik aviv

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: